Equestrian 29 Oktober 2026

SEMINAR FAIR & SAFE PLAY COMPETITION, TEKANKAN PENTINGNYA PEMAHAMAN ATURAN DAN HORSE WELFARE

JAKARTA – Penyelenggaraan kompetisi olahraga berkuda yang adil dan aman tidak hanya bergantung pada kesiapan atlet dan kuda, tetapi juga membutuhkan pemahaman yang baik terhadap peraturan pertandingan dari seluruh pihak yang terlibat. Hal inilah yang menjadi perhatian Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) melalui penyelenggaraan seminar bertajuk Fair & Safe Play Competition From a Steward’s Point of View yang digelar di PORDASI HQ pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya PP PORDASI untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pelaku olahraga berkuda terhadap pentingnya penerapan prinsip kejujuran, keselamatan, serta kesejahteraan kuda dalam setiap penyelenggaraan kompetisi.

Menghadirkan Paulus Satrio Prasetyo, S.Pd., C.Ht., yang memiliki kualifikasi FEI Level 1 Steward sebagai narasumber, kegiatan ini ditujukan bagi berbagai kalangan dalam olahraga berkuda equestrian, mulai dari atlet, pelatih, groom, hingga ofisial pertandingan.

Melalui pendekatan dari sudut pandang seorang steward, peserta diajak memahami bahwa keberhasilan penyelenggaraan pertandingan bukan hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari bagaimana seluruh proses kompetisi dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Memahami Aturan Pertandingan dari Sudut Pandang Steward

Salah satu pembahasan utama dalam seminar tersebut adalah pengenalan peran dan tanggung jawab steward dalam mengawasi berbagai aktivitas di lingkungan pertandingan.

Dalam olahraga berkuda equestrian, steward memiliki peran penting untuk membantu memastikan penerapan peraturan, menjaga ketertiban, serta mengawasi aspek keselamatan dan kesejahteraan kuda selama kegiatan berlangsung.

Melalui materi yang disampaikan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai etika dan tata tertib di arena, peraturan dasar kompetisi, pengenalan perlengkapan berkuda yang sesuai standar, serta berbagai tindakan yang diperbolehkan maupun dilarang selama mengikuti pertandingan.

Pembahasan juga mencakup kemungkinan situasi yang dapat terjadi di sekitar arena pertandingan dan bagaimana atlet maupun tim seharusnya bersikap sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemahaman tersebut menjadi penting mengingat aktivitas pertandingan tidak hanya berlangsung ketika atlet memasuki arena kompetisi, tetapi juga melibatkan berbagai tahapan persiapan dan kegiatan pendukung yang membutuhkan kedisiplinan seluruh pihak.

Dengan memahami tugas dan kewenangan steward, diharapkan komunikasi serta koordinasi antara atlet, pelatih, groom, dan petugas pertandingan dapat berjalan semakin baik.

Perubahan Peraturan Harus Terus Diikuti

Hal menarik lainnya yang menjadi perhatian dalam seminar adalah pentingnya memperbarui pengetahuan terhadap perkembangan peraturan pertandingan.

Dalam olahraga berkuda yang terus berkembang, ketentuan teknis maupun prosedur penyelenggaraan kompetisi dapat mengalami pembaruan. Kondisi tersebut menuntut atlet dan seluruh anggota tim untuk secara aktif mengikuti perkembangan aturan yang berlaku.

Ketidaktahuan terhadap suatu peraturan, termasuk perubahan atau pembaruan ketentuan pertandingan, tidak serta-merta membebaskan atlet maupun tim dari konsekuensi atau sanksi apabila terjadi pelanggaran.

Karena itu, pemahaman terhadap regulasi tidak seharusnya hanya menjadi tanggung jawab ofisial pertandingan, tetapi juga merupakan bagian dari kesiapan atlet, pelatih, dan groom sebelum mengikuti sebuah kompetisi.

Melalui kegiatan edukasi seperti ini, PP PORDASI berupaya mendorong tumbuhnya budaya kompetisi yang lebih profesional, disiplin, dan menjunjung tinggi prinsip fair play di lingkungan olahraga berkuda nasional.

Horse Welfare Menjadi Prioritas Utama

Selain aspek peraturan dan tata tertib pertandingan, seminar juga memberikan perhatian khusus terhadap horse welfare atau kesejahteraan kuda, yang merupakan salah satu prinsip mendasar dalam olahraga berkuda.

Dalam pembahasannya, ditegaskan bahwa tanggung jawab terhadap kesejahteraan kuda tidak hanya berlaku ketika pertandingan sedang berlangsung, tetapi mencakup seluruh rangkaian aktivitas yang dijalani kuda.

Tanggung jawab tersebut dimulai sejak proses persiapan dan transportasi menuju lokasi kejuaraan, penggunaan perlengkapan berkuda yang sesuai standar, perlakuan terhadap kuda selama latihan dan pertandingan, hingga proses pemulihan serta perjalanan kembali ke stable.

Setiap tahapan tersebut membutuhkan perhatian dan penanganan yang tepat agar kondisi fisik maupun kesejahteraan kuda tetap terjaga.

Hal ini sekaligus mengingatkan bahwa pencapaian prestasi tidak boleh mengesampingkan keselamatan dan kesejahteraan kuda. Atlet dan seluruh anggota tim memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aktivitas dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi kuda.

Horse welfare harus menjadi prioritas mutlak di atas kepentingan apa pun, termasuk ambisi meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan.

Prinsip tersebut menjadi landasan penting dalam membangun olahraga berkuda yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan pembinaan olahraga.

Membangun Budaya Kompetisi yang Adil, Aman, dan Profesional

Penyelenggaraan seminar Fair & Safe Play Competition From a Steward’s Point of View menjadi salah satu bentuk edukasi yang relevan bagi perkembangan olahraga berkuda equestrian di Indonesia.

Melalui peningkatan pemahaman terhadap regulasi, tugas steward, serta penerapan prinsip kesejahteraan kuda, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan bagi para pelaku olahraga berkuda dalam menghadapi berbagai situasi selama mengikuti kompetisi.

Lebih jauh, pemahaman yang baik terhadap peraturan juga diharapkan dapat membantu meminimalkan potensi pelanggaran, meningkatkan keselamatan, dan menciptakan suasana pertandingan yang lebih tertib serta kondusif.

Bagi PP PORDASI, penguatan pengetahuan dan kesadaran seluruh elemen olahraga berkuda menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi yang semakin berkualitas.

Dengan mengedepankan prinsip fair play, safe competition, dan horse welfare, olahraga berkuda Indonesia diharapkan terus berkembang dalam lingkungan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, profesionalisme, dan kesejahteraan kuda.

Bagikan