Equestrian 13 Juli 2026

RAIH HADIAH UTAMA, NUSRTDINOV ZAYAN FATIH JUARA DNA 2026

Djiugo Next Adventure 2026

Kejuaraan Berkuda Djiugo Next Adventure (DNA) 2026 kembali bergulir pada 9-12 Juli 2026. Event pembinaan tersebut diselenggarakan di Arthayasa Stable dengan total diikuti oleh hampir 700 entri peserta yang datang dari beberapa daerah di Indonesia. Menggunakan 2 venue berkuda, Arena Indoor dan Arena Sumedang Larang, kejuaraan mayoritas dihadiri oleh para atlet-atlet berkuda pendatang baru dan non pengalaman.

“Alhamdulillah DNA masih mendapatkan sambutan dari para atlet berkuda utamanya para pendatang baru. Saya juga melihat perkembangan para atlet yang rutin mengikuti DNA di setiap tahunnya sudah semakin baik dalam hal menunggang kuda,” ujar Ketua Penyelenggara DNA, Reshwara Radinal.

Reshwara Radinal
Reshwara Radinal, Ketua Penyelenggara Djiugo Next Adventure 2026

Menurut pria yang akrab disapa Reshi tersebut, meskipun ada sedikit penurunan peserta pada penyelenggaraan DNA tahun 2026 ini, hal tersebut lebih disebabkan dengan padatnya jadwal kejuaraan berkuda yang diselenggarakan di bulan Juli sehingga para atlet memiliki beberapa pilihan kejuaraan.

Lanjut Reshi, salah satu hal yang membedakan DNA dengan kejuaraan lainnya  adalah penilaian terhadap kerapihan dan keahlian dalam menunggang kuda seperti yang diterapkan pada kelas 50-70 Cm Equitation Class. Di kelas tersebut, para atlet juga mendapatkan penilaian terkait cara menunggang kuda yang baik dan benar sehingga dapat menyelesaikan pertandingan dengan hasil yang maksimal.

Para juara kelas Jumping 110-115 cm U21
Para juara kelas Jumping 110-115 cm U21

“Sebagai contoh di kelas Jumping 110-115 cm yang menjadi kelas teringgi, DNA menjadi ajang yang tepat bagi para atlet berkuda junior U21 yang akan naik ke level atas. Di kelas tersebut atlet yang sudah berpengalaman dan yang non pengalaman dapat berkompetisi dalam satu event untuk menguji kemampuan mereka,” jelas Reshi.

Selain menggelar pertandingan dressage, kejuaraan juga menyelenggarakan pertandingan di nomor-nomor jumping baik beregu maupun perseorangan yang diadaptasi dari kelas-kelas pertandingan multi event seperti Kejurnas Equestrian, PON, SEA Games, dan seterusnya.

Pertandingan di kelas kompetisi jumping

DUA PERTANDINGAN BEREGU YANG BERJALAN SERU

Pertandingan kompetisi beregu cukup menarik perhatian dari para penonton yang hadir langsung di venue berkuda Arthayasa Stable. Diwarnai aksi-aksi menantang para atlet dalam mengumpulkan poin untuk regunya yang masing-masing beranggotakan 2 hingga 3 atlet, pertandingan digelar dengan sistem akumulasi raihan catatan waktu 2 atlet terbaik.

Podium Jumping 80 Cm Team Competition All Ages
Podium Jumping 80 Cm Team Competition All Ages

Dari kelas Jumping 80 cm Team Competition All Ages, tim BBS Nangka Premiaum yang diperkuat Khaerani Masika Almandita (Kerinci), Abisatya Musa Alfarizi (Wilis), dan Genevieve  Cinnamon Wongso (Lumiere Jetskie Le Blanc) berhasil keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu terbaik 43,43 detik disusul tim Doa Ibu (Muhammad Kahfi Ashab Soegiyono/Olympio dan Fanji Maulana/Whisky) di peringkat kedua dengan catatan waktu 44,12 detik dan tim Banana Chaos (Djalu Hakim/Puppi, Khaerani Masika Almandita/Diego Asterix, dan Narantraya Jeihan/Lady Bolero) di tempat ketiga.

Sementara dari kelas Jumping 105-110 cm Team Competition U21, tim Pretty in Pink dengan atlet Calief Rizky Hamizan/Queen V/H Rozendaelhof, Nusrtdinov Zayan Fath/Ineke T, dan Gadis Kireina/Stitches tampil sebagai pemuncak dengan catatan waktu terbaik 110,37 detik, disusul tim Restu Ibu (Maheswara Dewabrata/Star, Amirul Ghasan Pribadi/Tectonic, dan Calief Rizky Hamizan/Qual Van De) serta tim The Trojans (Rasendriya Hiranya Rajasa/Altas, Mikaela Valerie Kurniawan/Leave It To Me, dan Nusrtdinov Zayan Fatih/Lenneke) menduduki peringkat 2 dan 3 dengan masing-masing memperoleh catatan waktu terbaik 117,16 detik dan 119,05 detik.

Podium Jumping 105-110 cm Team Competition U21
Podium Jumping 105-110 cm Team Competition U21

NUSRTDINOV ZAYAN FATIH BAWA PULANG HADIAH UTAMA

Atlet junior DNV Equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih berhasil membawa pulang hadiah utama berupa sadel Prestige yang disediakan penyelenggara. Keberhasilan Dinov diraih setelah berhasil menjuarai kelas utama Jumping Prestige Italia Youth Class 110-115 cm U21 Jump Off yang menjadi kelas paling ditunggu para penonton yang hadir.

Nusrtdinov Zayan Fatih
Nusrtdinov Zayan Fatih

Pertandingan berjalan seru setelah Dinov yang berpasangan dengan kuda Lenneke berhasil melewati babak pertama dan melenggang ke babak jump off Bersama 9 atlet untuk memperebutkan gelar juara dari total 26 atlet yang berpartisipasi.

Rasendriya Hiranya Rajasa
Rasendriya Hiranya Rajasa

Di babak jump off, Dinov finish diurutan pertama dengan hasil clear round dan 51,32 detik, disusul Rasendriya Hiranya Rajasa dan kuda Atlas Akara Stable (clear round/52,69 detik) di peringkat kedua dan Breanna Olina Suwitoliem yang berpasangan dengan kuda Dragon Queen W Equestrian-Arthayasa (4 poin pinalti/49,27 detik) di peringkat ketiga.

Breana Olina Suwitoliem
Breana Olina Suwitoliem

Sedangkan para atlet lainnya, Nathanael Menayang (Larinka/Djiugo), Vandydan El Faeyza (Mangot Fs/W Equestrian-Solo Equestrian Centre), Sagara Mahia Andaru (Giobella/KHI Equestrian), dan Iftirasy Ahmad Falah Pujiyono (Ideal De Tivoli Z/Anantya Riding Club) menduduki peringkat 4 hingga 7 besar.

KOMITMEN PEMBINAAN SEJAK 2017

Kejuaraan Berkuda DNA merupakan komitmen Djiugo dalam menyelenggarakan event-event pembinaan bagi para atlet berkuda equestrian yang telah dilaksanakan sejak tahun 2017 lalu. Sebelumnya Djiugo telah menggelar Djiugo Riding School Championship 2017 yang dilanjutkan dengan Djiugo Back To School 2022. Untuk event berlabel DNA juga telah diselenggarakan rutin sejak tahun 2023 hingga saat ini.

Dengan perkembangan olahraga berkuda yang semakin masif, Djiugo pun semakin memperkuat komitmennya untuk terus fokus dalam menyelenggarakan event-event bersegmen pembinaan di tahun-tahun berikutnya.


Bagikan